Selasa, 13 April 2010

Membuat Tumpukan Polaroid Menjadi 1 Photo

Buka File photo yang akan kita edit. saya menggunakan gambar dibawah ini.
eifeltoren-nacht2

Duplikat background dengan menekan tombol ctrl+j atau klik kanan pada layer dan pilih duplikat layer.
eiffel 1 eiffel 2

Buat layer baru dengan menekan tombol ctrl + shift + n atau klik pada icon new layer dan beri nama black dibawah layer 1.
eiffel 3

Isi layer baru tadi dengan warna hitam, pastikan foreground berwarna hitam, kemudian tekan 'g (paint bucket tool)' dan klik pada layer black aktif
eiffel 4

sekarang buat layer baru lagi dan beri nama visible posisikan diatas layer black.

eiffel 5

Sekarang kita akan menyeleksi object dengan rectanguler marquee tool atau tekan 'm'
eiffel 6

klik dan drag pada gambar yang akan menjadi photo pertamaeiffel 7

sekarang isi selection tadi dengan warna hitam (paint bucket tool) dan pastikan layer terpilih adalah layer visible.
eiffel 8


Sekarang kita akan mengaktifkan clipping mask, yang artinya layer diatas ini (layer 1), yang memiliki copy dari gambar kita akan di clip dengan isian hitam yang ada dilayer visible. Caranya dengan memilih layer1 dan tekan ctrl + alt + g. sekarang yang terlihat hanya gambar yang persegi sesuai dengan yang kita pilih sebelumnya.

eiffel 9eiffel 10

Tekan ctrl + shift + n diantara black layer dan visible layer dan beri nama border.sekarang pilih layer border, gunakan rectangular marquee (m) dan bentuk seperti photo polaroid.

eiffel 11 eiffel 12

isi layer border dengan warna putih.


eiffel 13 eiffel 14


Sekarang double klik layer border dan pilih dropshdow pada layer style.
eiffel 15

sekarang kita blom bisa melihat drop shadow karena background image berwarna hitam. Santai dulu.

untuk membuat polaroid lebig menarik, putar sedikit layer visible dan layer border. Tekan ctrl dan pilih 2 layer yang akan kita putar.

eiffel 16

tekan ctrl + t untuk mengaktifkan free transform tool, kemudian putar.
eiffel 17


pilih layer border, visible dan layer 1 kemudian tekan ctrl + g. akan terbentuk 1 grup dari layer yang kita seleksi tadi.
eiffel 18

Grup ini dimaksudkan agar kita lebih mudah membuat duplikasi polaroid untuk bidang gambar yang lain.

Klik kanan pada grup dan pilih duplikat grup.

eiffel 19

akan muncul grup yang baru.
eiffel 20


masuk ke grup yang baru dan pilih layer visible copy dan border copy.
eiffel 21

tekan ctrl + t putar dan posisikan sesuai keinganan kamu.
eiffel 22

seka
eiffel 23


Ulangi langkah-langkah tadi sampai terasa cukup tumpukan photo polaroid kita.
eiffel 24

eiffel 25

Semoga berhasil. Selamat menikmati kreasi yang telah kita buat sendiri. cheerrsssss... salam dari studiomelayu.com

Tutorial After Fx #1

Penggunaan After ini secara prosedur mungkin agak membingungkan. Namun tentu ada alasan mengapa agak rumit seperti demikian. Prosedurnya yaitu saat anda membuka program ini, anda tidak menemukan apa-apa. Anda diharuskan untuk membuat komposisi baru dengan cara mengklik menu Composition > New Composition (ctrl+n). Isikan opsi-opsi yang ada dalam jendela yang keluar seperti nama komposisi, width dan height video, Pixel Ratio, Frame rate, kualitas resolusi saat pengeditan, dan juga durasi.

Lalu import footage (video dasar) yang anda punya kedalam library, termasuk juga gambar-gambar atau file audio yang anda punya. Caranya dengan mengklik menu file > import > file (ctrl+i).

Lalu tinggal menyeret elemen-elemen apa saja yang ada di library tadi kedalam timeline, memberi efek, menambahkan mask, memanipulasi gambar, dan sebagainya. Intinya proses pembuatan efek dilakukan.

Saat efek atau projek sudah selesai. Tahap akhirnya yaitu merender projek tersebut. Yakni berformat yang mudah dibuka seperti avi, wmf, gif dan sebagainya.

Percobaan Sederhana

Sekarang mari kita coba untuk membuat sesuatu di After Effect. Contoh sederhana saja ya, kita akan membuat sebuah gambar teks yang memiliki efek seperti sedang ditulis -writing- seperti terlihat di gambar.

langsung saja langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Pembuatan

Langkah ke 1:

Setelah software terbuka, maka pilih menu composition > new composition. Atau bisa diakses cepat dengan shortcut ctrl + N.

Langkah ke 2:

Pada composisiton name, isikan nama yang anda inginkan; Pada preset, isikan ukuran video anda; Pada kotak Duration isikan durasi video anda. Bila bingung, sama kan saja dengan penulis. Klik saja ok.

Langkah ke 3:

Gunakan Tool Horizontal Type Tool lalu ketikkan sesuatu di bagian composition. Ganti jenis teks anda menjadi lebih catchy layaknya desain grafiti. Saya menggunakan font URBAN HOOK-UPZ; Ubahlah warnanya.

texting_in_ae

texting_in_ae

Langkah ke 4:

Lalu pilihah Pen Tool dan telusurilah teks anda dimulai dari bagian kiri bawah seperti gambar dibawah ini:

tracking text ae

tracking text ae

Langkah ke 5:

Jika sudah, berilah efek stroke. Pilih Effect > Generate > Stroke. Perbesarlah ukuran stroke sehingga menutupi teks kita.

stroking image

stroking image

Langkah ke 6:

Ubahlah Paint Style menjadi Reveal Original Image.

revealing stroke

revealing stroke

Langkah ke 7:

Pastikan slider berada pada awal frame seperti ini.

Mengenal After Effect review software

slider

Langkah ke 8:

Tampilkan Effect Stroke pada Source name dengan cara mengklik tombol segitiga sampai terlihat efek Stroke itu.

Mengenal After Effect review software

start

Langkah ke 9:

Pada bagian Start, kliklah stopwatch. Ganti nilainya menjadi 100%.

Mengenal After Effect review software

keying

Langkah ke 10:

Geser Slider menuju pada detik ke 2, klik keyframe dan ganti nilainya menjadi 0%.

keying 2

keying 2

Langkah ke 11:

Selesai.

Render

Sekarang waktunya merender, yaitu menjadikan file project kita menjadi file openable -dengan program lain- seperti format avi dan gif. Kita akan mencoba merender file yang baru kita buat tadi yaitu sebagai berikut:

Langkah ke 1:

Pilih menu Composition > Add to Render Queue.

Langkah ke 2:

Maka akan terlihat jendela Current Render pada bagian bawah. Klik Best Settings pada Render Settings. Pilih pilihan yang anda inginkan. Langsung saja pilih ok.

Langkah ke 3:

Pilih Loseless pada bagian Output Module. Lalu ubah opsi-opsi yang anda inginkan. Pada contoh ini kita menginginkan outputnya adalah format gif. Ganti format menjadi animated gif. Lalu klik Ok.

Mengenal After Effect review software

lossless

Langkah ke 4:

Pada bagian Output To: Tentukan direktori untuk file tersebut.
Langkah ke 5: Lalu klik tombol Render.

sumber : ilmuwebsite.com


Senin, 12 April 2010

Capture Video Dengan Adobe Premiere 6.0 dan Firewire

Bagi anda para pemula terutama yan ingin belajar bagaimana cara untuk meng-capture video setelah anda seharian bidik sana bidik sini. Dan ini adalah satu hal yang harus anda lakukan setelah merekam gambar dengan kamera video anda.

Berikut langkah-langkah capture video dengan Adobe Premiere 6.0 yan harus anda ikuti :

1. Tutup semua program yang terbuka, lalu buka program Adobe Premiere Anda dan pilih DV-PAL, 48KHz codec

2. Kemudian pilih menu EDIT -> Preference -> Scratch Disks & Device Control

3. Kemudian pada kotak Scratch Disks bagian Captured Movies klik pada pilihan Select folder...

4. Kemudian pilih drive atau folder dimana anda akan menyimpan hasil capture.

6. Lakukan hal yang sama pada video dan audio preview.

7. Pada bagian Device Control klik tombol Options dan atur sesuai dengan device yang terpasang pada komputer anda.
Dan pastikan bahwa device yang anda gunakan tersebut dalam keadaan menyala.

8. Kemudian klik pada project anda, lalu klik FILE -> SAFE untuk menyimpan project anda tersebut.

Tips Dasar Photography 2

Kecepatan Rana (S)

Umumnya Kecepatan rana terdiri dari urutan angka 8000, 4000, 2000, 1000, 500, 250, 125, 60, 30, 15, 8, 4, 2, dan 1. Angka ini merupakan angka kebalikan dari lama pajanan dalam detik. Misalnya angka 30 berarti 1/30 detik, dan seterusnya. Untuk kecepatan rana lebih lama dari 1 detik menggunakan tanda ". Sementara kecepatan rana bebas sesuai dengan pemencetan tombol rana oleh fotografer diberi tanda B(Bulb).

Kecepatan rana mempengaruhi eksposure cahaya yang membakar film. Semakin cepat pembukaan rana, semakin sedikit cahaya membakar medium, dan sebaliknya. Hal ini akan mempengaruhi terang dan gelapnya photo yang dihasilkan.



salam jepratjepret dari studiomelayu.com

Tips Dasar Photography

BUKAAN (f) Number

Biasanya dilambangkan dengan huruf f. Nilai bukaan umumnya merupakan urutan 1, 1.2, 1.4, 2, 2.8, 4, 5.6, 8, 11, 16, dan seterusnya. Karena bukaan adalah perbandingan antara panjang fokus kanta dengan diameter dari diafragma yang terbuka saat itu, maka untuk satu nilai bukaan (misalnya 8) pada semua kanta (tidak tergantung dari panjang fokus lensa tersebut), akan meneruskan intensitas cahaya yang sama.

Semakin besar angka bukaan, berarti semakin kecil diameter lubang diafragma di bagian dalam lensa. Besarnya diameter terbukanya d
iafragma akan membuat cahaya yang masuk menjadi lebih banyak, sehingga cahaya bertambah dan akibatnya tingkat keterangan foto bertambah, demikian pula sebaliknya. Pengaruh lain dari bukaan adalah terjadinya perbedaan ruang ketajaman. Angka bukaan yang kecil menyebabkan ruang ketajaman berkurang sehingga di dapat gambar focus dan blur yang kontras antara 2 objek yang berbeda jarak. Sebaliknya angka bukaan yang besar akan menyebabkan ruang ketajaman bertambah.

salam jepratjepret dari studiomelayu.com